Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur

Hai hai hai guys :D maaf baru sempet nulis lagi nih setelah setahun kemarin sibuk nyelesain pendidikan, akhirnya 14 februari 2015 gua berhasil ngelarin kuliah dalam waktu 2,5 tahun. hurray *curcol* dan selama menunggu waktu masuk ke ajaran baru karena gua mau lanjut lagi kuliah jadi gua pake buat traveling & nulis di blog hehe *gapentingya*

well, kali ini gua mau lanjut ceritain tentang backpackeran gua ke Jawa Timur :)

first place is Kawah Ijen yang berada Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur.
alasan kami kesana adalah mau liat Blue Fire yang merupakan salah satu dari 2 yg ada di dunia. Wow!

Perjalanan dimulai pagi hari dari Sidoarjo sekitar jam 6.00, sampai di penginapan sore sekitar jam 16.30 . selama perjalanan kami berhenti beberapa kali untuk ngeregangin otot & sempat istirahat di rest area di pom bensin juga kita sempat makan rawon di pinggir jalan hehe

Kami ke Gunung Ijen melalui Bondowoso. Selama perjalanan disuguhi beberapa spot yang menyegarkan mata! gak bosen deh pokoknya :) 

pemandangan di bondowoso







 #FYI kami ke Gunung Ijen mengandalkan GPS. Jadi teman saya bawa motor & saya liat GPS mengarahkan ke teman saya. We are good team! Yeay :D

akhirnya kami memasuki jalan kawah ijen. kami ikuti jalan berkelok, menanjak, menurun, dan rawan longsor. Di tengah jalan kami kehujanan, air hujan terdingin yang pernah saya rasakan bbbrrrrrr~

Akhirnya kami sampai di penginapan, tempatnya gak jauh dari pos jaga :) jangan segan untuk bertanya sama bapak yg jaga ya. baik kok bapaknya :D

nota penginapan
kami menginap di Arabika Homestay, harga di atas tanggal 18 April 2014, kemungkinan sekarang sudah berubah. Walaupun ekonomi, fasilitas yang kami dapat cukup bagus kok.
2 seat bed, kamar mandi dalam ada heater-nya, kaca, meja, tempat jemur baju, bersih tempatnya, cuma dindingnya agak berjamur mungkin karena lembab tapi its okay :)

Pemandangan di belakang penginapan
Pemandangannya apik! recomended homestay pokoknya :D

Lanjut, kami istirahat sebentar dan rencananya kami jam 1 malam berangkat ke Gunung Ijen buat berburu blue fire. tapi apa daya, kami jam 1 baru bangun, siap-siap, cuci muka dsb, sekitar jam setengah 2 malam kami berangkat. Jalanan gelap banget, kami gak ada barengan, sepi, krik krik -.- sempet takut nyasar juga soalnya gak ada petunjuk tapi yakin aja ikutin insting hehe sampai disana kami sempet pesimis gak dapet blue fire tapi sama bapak tukang parkirnya bilang "selama masih gelap masih bisa ngeliat blue fire kok". wah semangat banget dong kami :D

2 Jam mendaki, ada beberapa tanjakan yang kemiringannya cukup tajam. kami juga sempat beberapa kali berhenti untuk mengisi tenaga, karena kami kan pendaki amatir hehe :p
selama mendaki, hanya ada 1 rumah yang digunakan para penambang untuk nimbang belerang, di rumah itu juga ada warungnya jadi bisa minum yang anget-anget disana, makan mie instant juga bisa :)

Sampai di puncak, kami gak ketemu blue fire :(
Gak dapet blue fire :(
Yasudah deh gapapa, walaupun gak ketemu blue fire, yang penting sudah sampai di puncak :D
makin pagi, kabut turun makin tebal, udara makin dingin, dan saya kedinginan banget -_-
Kawah Ijen yang diselimuti kabut
Kami memutuskan untuk turun, karena kabut semakin tebal, jarak pandang terbatas, mungkin jarak pandang hanya 1 Meter. Tapi pas perjalanan mau turun kami di suguhi pemandangan yang super indah, Gunung Raung, wow!
Siluet of me and Raung Mt.
Selain itu, masih banyak pemandangan indah yang bisa di temui di Gunung Ijen.
Super indah, sangat memanjakan mata :D

Dan satu lagi tempat paling berkesan selama nge-trip ke Ijen. Pas perjalanan kembali ke penginapan kami berhenti sejenak di satu spot yang sangat indah, ilalang, awan, pegunungan dan wohooo kami gak lupa untuk mengabadikannya :)

Paradise!
Setelah kembali ke penginapan, kami breakfast, tidur karena masih ada satu tempat lagi yang bakal kita kunjungi dan butuh tenaga super! Sebelum jam 12 kami check out dan lanjut ngegas :D
Pemandangan Depan Penginapan :)
Note:
1. Medan Gunung Ijen cukup berpasir jadi pastikan sepatu/sendal yang dipakai tidak licin.
2. Sediakan mantel/jas hujan, rain cover buat tas juga karena cuaca yang tidak menentu.
3. Pakai pakaian yang tebal & hangat karena di sekitar kawah ijen sering turun kabut tebal dan membuat cuaca dingin banget.
4. Senter untuk penerangan
5. Masker karena bau belerang yang cukup menyengat di beberapa titik
6. Kondisi badan yang fit

Next time gua masih mau kesana lagi, penasaran sama blue fire-nya hehehe


0 comments